Selasa, 30 September 2014

Wanita boleh menawarkan diri

Pertama hampir saja aku tercengang dengan statement yang menyatakan bahwa "WANITA BOLEH MENAWARKAN DIRI"
Ada empat wanita yang mulia di surga, salah satunya adalah Khadijah bin Khuwailid. yang dari rahim yang sucinya, lahir seorang wanita utama lainnya, yaitu sayyummu abiha (ibu yang melahirkan bapaknya). Begitu Rosulullah menjulukinya.
idah Fatimah Az-Zahra. Keduanya adalah orang yang paling dicintai Rasulullah Muhammad SAW. Yang pertama adalah istri beliau, sedang yang kedua adalah

Dalam suatu riwayat dikisahkan, suatu saat Aisyah merasa cemburu, lalu berkata, "Bukankah Khadijah itu hanyalah seorang wanita tua dan Allah telah memberi gantinya untukmu yang lebih baik dari padanya? Maka beliau pun marah sampai berguncang rambut depannya. Lalu beliau berkata, "Demi Allah! Ia tidak memberikan ganti untukku yang lebih baik dari padanya. Khadijah telah beriman kepadaku ketika orang-orang masih terbelenggu dengan kekufuran, ia membenarkanku ketika orang-orang mendustakanku, ia memberikan hartanya kepadaku ketika manusia yang lain tidak mau memberiku, dan Allah memberiku anak darinya dan tidak memberiku anak dari yang lai."

Pernikahan Rosulullah dengan Khadijah adalah yang paling indah dan penuh barakah. pernikahan yang seagung ini justru berawal dari inisiatif Khadijah. Ia mengusulkan pernikahan kepada nabi MuhammadSaw,. menurut riwayat dengan mahar dari hartanya.
Ia meolak menikah dengan raja-raja, para bangsawan, dan para hartawan yang meminangnya, tetapi ia lebih menyukai Muhammad yang miskin dan yatim. Ia mencari suami yang agung, kuat, berkepribadian tinggi, dan berjiwa bersih. Dan semua itu ada pada diri Muhammad.
Khadijah mengungkapkan kepada Muhammad, "Wahai Muhammad, aku senang kepadamu karna kekerabatanmu dengan aku, kemuliaanmu dan pengaruhmu di tengah-tengah kaummu, sifat amanahmu dimata mereka, kebagusan akhlakmu, dan kejujuran bicaramu."

Setelah melalui proses peminangan yang agung, Khadijah kemudian menikah dengan Muhammad. Hingga dikaruniai seorang wanita agung Fatimah Az-Zahra.

Setiap jalan menuju Mitsaqan-ghalizha dimuliakan oleh Allah. Islam memberikan penghormatan yang suci kepada niat dan ikhtiar untuk menikah. Nikah adalah masalah kehormatan agama, bukan sekedar legalisasi penyaluran kebutuhan biologis, dengan lawan jenis. Islam memperbolehkan wanita menawarkan dirinya kepada laki-laki yang berbudi luhur, yang ia yakini kekuatan agamanya, dan kejujuran amanahnya menjadi suaminya. dan Khadijah adalah teladan pertama bagi wanita untuk menawarkan diri. Sikap menawarkan diri menunjukkan ketinggian akhlak dan kesungguhan untuik mensucikan diri. Sikap ini lebih dekat kepada ridha Allah dan untuk mendapatkan pahala-Nya

Jika sikap menawrkan diri
Dilakukan dengan ketinggian sopan santun,
tidak akan menimbulkan akibat kecuali yang maslahat.
Seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan mendalam
Pasti akan meninggikan penghormatan
terhadap mujahadah saudaranya.
Tidak akan merendahkan wanita yang menjaga
kehormatannya seperti ini, kecuali laki-laki yang rendah
dan tidak memiliki penghormatan.